akmt.ac.id – Atlet Pencak Silat Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Temanggung Open Championship 2025 Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Temanggung, pada Ahad (21/12). kejuaraan ini berlangsung di Tennis Indoor, Komplek GOR Bambu Runcing Temanggung.
Kejuaraan tingkat provinsi ini diikuti oleh 480 atlet dari 43 kontingen se-Jawa Tengah, mencerminkan tingginya antusiasme dan perkembangan cabang olahraga pencak silat di wilayah Jawa Tengah. AKMT mengirimkan tiga atlet terbaik, yaitu Siska Ayu, Muhammad Haikal Ahyar, dan Marcella Faradella, yang seluruhnya berhasil meraih prestasi juara pertama di kelas masing-masing.
Dalam ajang tersebut, Siska Ayu berhasil meraih Juara 1 Kategori Laga Putri Kelas B Dewasa, Muhammad Haikal Ahyar meraih Juara 1 Kategori Laga Putra Kelas D Dewasa, dan Marcella Faradella menyabet Juara 1 Kategori Laga Putri Kelas A Dewasa. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pembinaan dan semangat juang atlet Tapak Suci AKMT di tingkat provinsi.

Selain sebagai atlet, peran mahasiswa AKMT juga terlihat dalam kepanitiaan teknis pertandingan. Puji Turmi turut berkontribusi sebagai wasit juri dalam kejuaraan tersebut, menunjukkan keterlibatan aktif sivitas akademika AKMT tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari penyelenggaraan dan pengembangan olahraga pencak silat.
Menariknya, salah satu atlet, Siska Ayu sebelumnya telah memiliki prestasi di berbagai cabang olahraga bela diri, seperti Wushu, Kungfu, Kickboxing, Jetkundo, dan Muaythai. Keikutsertaannya dalam Temanggung Open Championship 2025 menjadi pengalaman pertama Siska Ayu di cabang olahraga Pencak Silat, yang langsung membuahkan hasil gemilang dengan meraih juara pertama.
Siska Ayu menyampaikan kesan dan harapannya seusai pertandingan,
“Saya berharap kedepannya Tapak Suci AKMT bisa lebih maju dan semakin berprestasi, tidak hanya di tingkat daerah/provinsi, tetapi juga hingga nasional dan internasional. Kejuaraan ini juga menambah ilmu dan wawasan bagi saya, terutama karena ini merupakan pengalaman pertama saya bertanding di cabang olahraga pencak silat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Temanggung, Arief Mujiono, menegaskan besarnya potensi Pencak Silat di Kabupaten Temanggung.
“Kalau di Kabupaten Temanggung sendiri cukup potensial, karena di Temanggung ini ada 14 padepokan atau perguruan pencak silat. Pada kegiatan hari ini kurang lebih ada 151 atlet dari Temanggung yang ikut kejuaraan. Ini menunjukkan bahwa animo masyarakat dan pelajar di Temanggung sangat tinggi, dan pencak silat cukup diminati, baik di Temanggung maupun di Jawa Tengah,” jelas beliau.
Melalui prestasi gemilang ini, AKMT berharap dapat terus mendorong pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga, sekaligus mengharumkan nama instansi di kancah kompetisi pencak silat tingkat regional hingga nasional.*(Ara)

