akmt.ac.id – Prestasi membanggakan diukir oleh Ghufron Zachri, mahasiswa Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT). Ghufron berhasil melangkah hingga babak final dan menyabet penganugerahan sebagai Juara Berbakat pada ajang Pemilihan Duta GenRe (Pildugen) Kabupaten Temanggung 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPPAPPKB) bekerjasama dengan Forum GenRe Kabupaten Temanggung.
Capaian mahasiswa AKMT ini dikukuhkan dalam acara puncak (Grand Final) yang berlangsung meriah di Gedung Graha Bumi Phala Kabupaten Temanggung, pada Sabtu (12/09). Gelaran tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Temanggung beserta jajaran Forkopimda dan instansi terkait sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan potensi remaja di daerah.
Pemilihan Duta GenRe Temanggung bertujuan mengedukasi remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting sejak dini, sekaligus membentengi mereka dari bahaya TRIAD KRR dalam pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan NAPZA. Melalui pembekalan kepemimpinan, public speaking, dan kepedulian sosial, ajang ini mencetak role model generasi muda yang siap mendampingi teman sebaya dalam merencanakan pendidikan, karier, hingga kehidupan berkeluarga secara matang.

Keberhasilan Ghufron meraih Juara Berbakat tidak didapatkan secara instan. Ia harus bersaing ketat melalui serangkaian tahapan seleksi bersama peserta lainnya dari seluruh penjuru Kabupaten Temanggung hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi di jajaran 10 besar finalis yang terdiri dari 20 orang atau 10 pasangan peserta terbaik.
Perjalanan Ghufron dimulai dari proses pendaftaran dan tes secara daring untuk menguji wawasan dasar. Setelah lolos seleksi awal, Ghufron mengikuti Focus Group Discussion (FGD), simulasi praktik penyuluhan program GenRe, serta sesi wawancara mendalam guna menguji mentalitas dan komitmennya. Setelah diumumkan masuk ke dalam Top 10 finalis, Ghufron menerima pembekalan materi intensif, pembuatan video edukasi, hingga terjun langsung melaksanakan aksi nyata pengabdian masyarakat di Desa Bansari, Kecamatan Bulu, Temanggung. Seluruh proses panjang ini diakhiri dengan latihan intensif serta penampilan memukau di panggung Grand Final.

Penampilan impresif Ghufron sepanjang masa karantina dan panggung unjuk bakat menjadikannya sangat layak dianugerahi predikat Juara Berbakat. Keikutsertaan dan keberhasilan Ghufron ini diharapkan dapat memotivasi seluruh mahasiswa dan generasi muda Temanggung lainnya untuk terus aktif berkarya di berbagai bidang.
Sesuai dengan semangat tagline “Temanggung Muda Berkarya, GenRe Berdaya”, keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi AKMT semata, melainkan juga melahirkan sosok Ghufron sebagai role model yang mampu memberikan dampak positif, mengedukasi pencegahan pernikahan dini, serta menularkan gaya hidup sehat bagi teman sebaya, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.(Ara)

