akmt.ac.id – Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Humas Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) yang diselenggarakan pada Jumat-Ahad (5-7/12) di Hotel Grand Rohan Jogja.
Kegiatan yang diikuti oleh 160 peserta dari 47 PTMA se-Indonesia ini menjadi ruang penting bagi AKMT untuk memperluas wawasan, jejaring, serta menguatkan kualitas kehumasan di lingkungan kampus.
Kegiatan ini didukung oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah.
AKMT Berkomitmen Tingkatkan Peran Humas
Keikutsertaan AKMT dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan humas dalam menghadapi tantangan persaingan perguruan tinggi, terutama dalam membangun citra dan menyampaikan informasi yang efektif kepada publik. Melalui Rakornas, AKMT memperoleh kesempatan untuk mempelajari strategi inovatif dan praktik terbaik dari berbagai PTMA di Indonesia.
Tuan Rumah Rakornas: Humas Harus Responsif, Kreatif, dan Mampu Berebut Pasar
Rektor UAD yang kali ini diwakili oleh Wakil Rektor IV, Dr. Utik Bidayati, S.E., M.M., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, termasuk perwakilan dari AKMT. Beliau menekankan bahwa humas memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang tidak hanya formal, tetapi juga menangkap dinamika internal kampus, baik ide maupun gagasan.
“PTMA harus mampu berebut pasar dengan PTN. Apapun yang ada di lingkungan kampus, baik fisik maupun ide, harus dapat disampaikan dengan tepat,” ujar beliau.
Sambutan ini menjadi pengingat bagi seluruh humas PTMA, termasuk AKMT, untuk terus beradaptasi dan memperkuat strategi komunikasi.

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah: Pekerjaan Humas Penuh Tantangan
Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Muh. Mudzakkir, S..Sos., M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa Forum Humas PTMA merupakan asosiasi resmi dibawah Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Beliau menyoroti bahwa tugas humas sering tidak terlihat ketika berjalan baik, namun langsung menjadi sorotan ketika terjadi kesalahan.
“Humas harus bekerja dengan intelegensi yang tinggi karena setiap tindakan berdampak langsung pada institusinya,” ujar beliau.
Pesan ini menjadi dorongan bagi AKMT untuk semakin meningkatkan ketelitian dan profesionalitas dalam pengelolaan informasi.
Amanat PP Muhammadiyah: Terus Belajar dan Berinovasi
Dalam amanat yang disampaikan kepada peserta, PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas diri.
“Jika murid lebih cerdas, ia akan melampaui gurunya,” demikian pesan yang disampaikan, beliau mengajak humas PTMA untuk tidak berhenti belajar.
Melalui keikutsertaannya di Rakornas Humas PTMA tahun 2025, AKMT berharap dapat menerapkan strategi komunikasi yang lebih kreatif, responsif, dan berdaya saing, serta semakin memperkuat perannya dalam membangun reputasi kampus di tingkat nasional.*(Ara)

