akmt.ac.id – Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) turut berpartisipasi dalam Seminar Literasi bertajuk “Menulis Kreatif: Ledakkan Idemu agar kepalamu Tidak Meledak!”, yang diselenggarakan oleh Komunitas KSS3G Temanggung bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Temanggung sebagai bagian dari Safari Literasi Jawa 2026.
Kegiatan ini menghadirkan Gol A Gong, Duta Baca Indonesia periode 2021-2026, sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung di Sasana Bhakti Pustaka Dinpusip Kabupaten Temanggung, pada Kamis (16/7) dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Ketua Komunitas KSS3G Temanggung, Asrul Sanie, menyampaikan bahwa literasi merupakan pondasi penting dalam membangun masyarakat yang berpengetahuan, kritis, dan berkemajuan. Menurutnya, kolaborasi antara komunitas literasi, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan. Ia berharap seminar ini dapat mendorong peserta menghasilkan karya yang bermanfaat sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan budaya literasi di Indonesia
Pada kesempatan tersebut, Gol A Gong membagikan pengalaman panjangnya sebagai penulis, pegiat literasi, sekaligus Duta Baca Indonesia. Ia mengajak peserta untuk tidak takut memulai menulis. Ia juga memperkenalkan buku terbarunya dengan judul, “Ledakkan Idemu agar Kepalamu Tidak Meledak!”, yang berisi kisah proses kreatif dan perjalanan kepenulisannya.
Melalui buku tersebut, ia menunjukkan bahwa setiap pengalaman hidup dapat menjadi sumber inspirasi yang bernilai jika dituangkan dalam tulisan. Ia juga menegaskan bahwa kemampuan menulis dibangun melalui kebiasaan membaca, mengamati lingkungan, dan terus berlatih menulis secara konsisten agar kreativitas dan kemampuan berpikir kritis semakin berkembang.

Melalui pemaparan tersebut, peserta memperoleh pemahaman bahwa menulis bukan hanya tentang menghasilkan karya, tetapi juga menjadi sarana untuk mendokumentasikan pengalaman, menyebarkan pengetahuan, serta meninggalkan jejak pemikiran yang dapat bermanfaat bagi generasi berikutnya.
“Jika ide hanya disimpan di dalam kepala, maka ide itu akan berhenti di sana. Menulislah, karena tulisan dapat menjadi jejak yang bermanfaat bagi banyak orang,” pesan Gol A Gong kepada para peserta.
Gol A Gong juga menekankan pentingnya kebiasaan membaca sebagai fondasi menghasilkan tulisan yang berkualitas, karena membaca dapat memperluas wawasan dan perspektif. Antusiasme peserta terlihat sepanjang seminar melalui diskusi interaktif yang membahas cara menemukan ide, membangun konsistensi menulis, hingga strategi menerbitkan karya di era digital, sehingga suasana kegiatan berlangsung hidup dan inspiratif.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi di kalangan pelajar, mahasiswa, guru, serta masyarakat. Selain itu, seminar juga diharapkan dapat memberikan motivasi dan keterampilan dasar menulis kreatif, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya baru dari generasi muda Indonesia.

Bagi mahasiswa dan sivitas akademika, kegiatan literasi semacam ini menjadi sarana penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, serta menyampaikan gagasan secara sistematis melalui tulisan. Keterampilan tersebut sangat relevan dalam mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Safari Literasi Jawa 2026, diharapkan semangat membaca dan menulis semakin semakin berkembang di masyarakat. Seminar ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi di Kabupaten Temanggung sekaligus menginspirasi generasi muda agar terus berkarya dan berkontribusi positif melalui tulisan.
“Membaca membuka jendela dunia, menulis mengabadikan gagasan untuk masa depan.”(Din)

