AKMT Wujudkan Lulusan Berkarakter Islami melalui AIK

AKMT Wujudkan Lulusan Berkarakter Islami melalui AIK

akmt.ac.idAKMT memperkuat karakter Islami mahasiswa melalui AIK dengan menyelenggarakan Ujian Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) serta program Living AIK bagi mahasiswa semester akhir. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lembaga Al Islam dan Kemuhammadiyahan (LAIK) AKMT ini diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 6 sebagai bagian dari syarat kelulusan sekaligus upaya penguatan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan.

 

AKMT berupaya memperkuat karakter Islami mahasiswa melalui AIK. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Ujian AIK yang berlangsung pada (8–12/6) secara bergiliran di Masjid Al Amin PRM Kowangan. Materi ujian meliputi hafalan Al-Qur’an Juz 30, praktik shalat wajib dan praktik shalat jenazah sesuai dengan tuntunan dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

 

Ujian AIK ini menghadirkan Ust. M Zidanul Ahsan, S.Ag. dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah sebagai penguji. Kehadiran penguji dari unsur Persyarikatan diharapkan dapat memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan standar pembinaan AIK dan tuntunan Muhammadiyah. 

 

Selain itu, program Living AIK juga menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Juni 2026. Kegiatan ini dibagi ke dalam beberapa kelompok mahasiswa yang ditempatkan di berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta lembaga pendidikan mitra di wilayah Temanggung untuk melaksanakan pembelajaran, pendampingan, dan pengabdian kepada masyarakat.

AKMT Wujudkan Lulusan Berkarakter Islami melalui AIK

Melalui Living AIK, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami teori keislaman, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk lulusan AKMT yang memiliki kepedulian sosial, semangat dakwah, serta karakter Islami yang kuat dalam menghadapi dunia profesional.

 

Wakil Direktur II Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), Ibu Min Adadiyah, S.K.M., M.P.H. menyampaikan bahwa AIK merupakan bagian penting dalam membangun jati diri mahasiswa di perguruan tinggi Muhammadiyah. Menurut beliau, pembentukan karakter Islami harus berjalan seiring dengan pencapaian kompetensi akademik dan profesional.

 

“Melalui Ujian AIK dan Living AIK, mahasiswa tidak hanya diuji pemahamannya, tetapi juga dilatih untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, lulusan AKMT mampu menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, berakhlak mulia, serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkap beliau.

 

Dengan terlaksananya rangkaian kegiatan ini, AKMT terus berkomitmen dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan.(Ctlyn)